
| Kategori | Spesifikasi |
|---|---|
| Tahun Model | 1963 |
| Produksi | 5 mobil prototipe |
| Mesin | V8 small-block berbahan aluminium sepenuhnya |
| Kapasitas Mesin | 377 cu in (6.2 L) |
| Induksi | Empat karburator side-draft Weber twin-choke |
| Manifold Masuk | Manifold cross-ram berbahan aluminium |
| Daya Maksimum | Sekitar 485-550 HP pada 6.400 rpm |
| Transmisi | Manual 4-percepatan dengan rasio rapat |
| Tata Letak Penggerak | Penggerak roda belakang |
| Diferensial | Diferensial limited-slip tugas berat |
| Bobot Kosong | Sekitar 1,900 lb (860 kg) |
| Rasio Bobot terhadap Daya | 3.45-3.92 lb/HP |
| Sasis | Rangka baja tubular yang dimodifikasi |
| Konstruksi Bodi | Panel bodi fiberglass tipis yang dibuat dengan metode laminasi manual |
| Suspensi Depan | Suspensi balap independen dengan batang anti-guling tugas berat dan peredam kejut khusus |
| Suspensi Belakang | Suspensi balap independen dengan batang anti-guling tugas berat dan peredam kejut khusus |
| Rem | Rem cakram empat roda dengan kampas logam sinter dan saluran pendingin |
| Ban | Ban balap Goodyear berukuran lebar |
| Perlengkapan Aerodinamika | Kap mesin berventilasi, ekstraktor panas depan, corong pendingin oli belakang, sepatbor melebar, dan knalpot keluar dari sisi bodi |
Analisis Sistem Penggerak
Chevrolet Corvette Grand Sport 1963 menggunakan mesin V8 small-block berbahan aluminium sepenuhnya dengan kapasitas 377 cu in, atau 6.2 L. Sistem induksi naturally aspirated-nya memadukan empat karburator side-draft Weber twin-choke dengan manifold masuk cross-ram berbahan aluminium. Daya yang dihasilkan berkisar antara 485 HP hingga 550 HP pada 6.400 rpm.
Transmisi manual 4-percepatan dengan rasio rapat menyalurkan tenaga ke roda belakang. Gandar belakang menggunakan diferensial limited-slip tugas berat yang menghasilkan distribusi torsi terkunci pada roda penggerak saat menghadapi beban balap.
Dengan bobot kosong sekitar 1,900 lb, konfigurasi 485 HP menghasilkan rasio 3.92 lb/HP. Pada 550 HP, angka rasio daya terhadap bobot meningkat menjadi 3.45 lb/HP, menempatkan prototipe ini dalam kelas bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan Corvette C2 produksi standar.
Sasis dan Dinamika
Sasisnya menggunakan rangka baja tubular yang dimodifikasi dan dirancang untuk menghasilkan kekakuan torsional serta menahan beban balap. Bodi fiberglass yang dibuat dengan metode laminasi manual menggunakan panel ultra-tipis, sehingga bobotnya berkurang sekitar 1,000 lb dibandingkan Corvette C2 produksi standar.
Sistem suspensi balap independen di bagian depan dan belakang menggunakan batang anti-guling tugas berat serta peredam kejut khusus. Spesifikasi suspensi ini memprioritaskan pengendalian roda saat menerima beban lateral tinggi, sekaligus menopang ban balap Goodyear berukuran lebar yang terpasang di bawah lengkungan sepatbor yang diperpanjang.
Perangkat pengereman terdiri atas rem cakram tugas berat di keempat roda. Kampas logam sinter dan saluran pendingin khusus mendukung beban pengereman berulang. Kap mesin berventilasi dilengkapi ekstraktor panas di bagian depan, sementara corong udara belakang mengalirkan udara ke pendingin oli diferensial belakang.
Bodi menggunakan lengkungan roda melebar, kap mesin dengan ventilasi besar, corong pendingin belakang, serta pipa knalpot yang keluar dari sisi bodi dan dipasang pada bagian rocker. Tata letak knalpot keluar dari sisi bodi mengurangi hambatan gas buang dan menempatkan sistem tersebut di luar jalur utama aliran udara di bawah bodi.
Kokpit Balap
Kokpitnya menggunakan jok bucket aluminium ringan dengan sabuk pengaman balap dan struktur roll cage terintegrasi. Setir palang tiga berlapis kayu mengendalikan roda depan, sementara instrumen analog dengan visibilitas tinggi menampilkan tekanan oli, suhu air, dan putaran mesin.
Material peredam suara, karpet, mekanisme kaca pintu, serta trim interior dihilangkan. Konfigurasi kabin dengan perlengkapan minimal ini mendukung bobot kosong sekitar 1,900 lb dan hanya mempertahankan kontrol, instrumen, tempat duduk, serta perlengkapan keselamatan yang penting untuk balap.
