Selamat tinggal empat silinder! MERCEDES-AMG GLC53 2027 mengembalikan deru mesin enam silinder segaris dengan 443 hp. Lihat spesifikasi teknis dan performanya.

Revolusi Mekanis: Mesin M256 Baru dan Peningkatan Tenaga
Sorotan utama dari MERCEDES-AMG GLC53 2027 adalah adopsi mesin M256 3,0 liter, enam silinder segaris dengan turbocharger dan kompresor listrik tambahan. Konfigurasi induksi paksa ganda ini menghilangkan turbo lag khas, memberikan torsi instan sejak putaran rendah. Dengan tenaga puncak 443 hp dan torsi dasar 443 lb-ft (naik menjadi 472 lb-ft dalam mode overboost selama 10 detik), model ini melampaui GLC43 di semua indikator utama.
Dibandingkan dengan mesin empat silinder sebelumnya yang menghasilkan 416 hp dan 369 lb-ft, peningkatannya sangat terasa: kepala silinder yang didesain ulang, poros bubungan intake yang dioptimalkan, port buang dan intake yang diperbesar, sistem intake bervolume lebih besar, dan intercooler yang lebih efisien. Semua ini menghasilkan akselerasi dari 0 hingga 96 km/jam hanya dalam 4,1 detik, 0,6 detik lebih cepat dari model sebelumnya, dan kecepatan tertinggi 268 km/jam dengan paket AMG Dynamic Plus.
| Atribut | GLC53 2027 | GLC43 Sebelumnya |
|---|---|---|
| Tenaga Puncak | 443 hp | 416 hp |
| Torsi Dasar | 443 lb-ft | 369 lb-ft |
| 0-96 km/jam | 4,1 d | 4,7 d |
| Kecepatan Maksimum | 268 km/jam | 260 km/jam |
Transisi ini mencerminkan strategi AMG untuk mengembalikan karakter “emosional” dari mesin enam silinder, yang juga dimiliki oleh model seperti CLE53, namun dikalibrasi secara spesifik untuk sasis GLC. Bagi yang mencari SUV dengan lebih dari 400 hp seperti Ford Explorer Tremor, GLC53 hadir sebagai pilihan premium Jerman.
Inovasi pada Sistem Transmisi dan Penggerak
Transmisi otomatis sembilan percepatan AMG Speedshift telah disempurnakan untuk perpindahan gigi yang lebih cepat, terintegrasi dengan sistem 4Matic+ variabel penuh. Penggerak semua roda cerdas ini melepaskan poros depan dalam kondisi efisiensi, memprioritaskan bagian belakang dalam mode sport – hingga 100% tenaga dapat dikirim ke belakang. Ini adalah evolusi yang meningkatkan konsumsi bahan bakar dan kelincahan di lintasan.

Dinamika Berkendara: Drift Mode dan Teknologi Eksklusif
AMG tidak berhenti pada mesin: GLC53 memperkenalkan Drift Mode untuk pertama kalinya pada sebuah SUV, diaktifkan melalui paket Dynamic Plus, memungkinkan selip terkontrol dengan penguncian diferensial belakang dan stabilisasi yang dilonggarkan. Terdapat lima mode berkendara standar (Slippery, Comfort, Sport, Sport+ dan Individual), diperluas menjadi Race dan Drift dalam paket opsional.
- Kemudi gandar belakang: 2,5 derajat sebagai standar, mengurangi radius putar sebesar 12 cm untuk manuver kota yang presisi.
- Peredam kejut adaptif AMG Ride Control: Penyesuaian waktu nyata untuk kenyamanan atau kekakuan maksimum.
- AMG Real Performance Sound: Personalisasi suara knalpot, meniru nada otentik mesin naturally aspirated.
Fitur-fitur ini mengubah GLC53 menjadi crossover performa serbaguna, mampu menghadapi tikungan seperti sedan sport sambil mempertahankan kepraktisan sebuah SUV. Tersedia dalam bodi standar dan Coupé, ia bersaing langsung dengan rival seperti Brabus 900 Lamborghini Urus SE, namun dengan fokus pada kegunaan sehari-hari.
Bagi penggemar penggerak semua roda canggih, patut dicermati bagaimana Subaru Outback Wilderness 2026 menggunakan suspensi adaptif untuk off-road, berbeda dengan orientasi aspal GLC53.

Desain Mewah, Paket Golden Accents, dan Pasar
Tampilan GLC53 2027 menyempurnakan identitas AMG dengan gril Panamericana yang lebih besar, splitter depan yang diperluas, saluran udara samping berwarna hitam mengilap, dan spoiler belakang yang lebih besar pada kedua bodi. Interior mempertahankan kemewahan Mercedes, dengan layar Hyperscreen opsional dan material premium.
Paket Golden Accents adalah sentuhan eksklusif: eksklusif untuk Obsidian Black Metallic atau Graphite Grey Magno, mencakup pelek tempa 21 inci dengan grafis Techgold, kaliper rem hitam dengan logo AMG putih, serta interior dengan jahitan emas, dudukan jok emas, dan serat karbon dengan benang emas yang ditenun. Ini adalah edisi yang menarik kolektor, mirip dengan kemewahan yang terlihat pada Mercedes-Benz S-Class S680 Guard 2027.
“GLC53 mengisi celah sempurna antara performa yang terjangkau dan level tertinggi, dengan mesin M256 membuka jalan bagi C53 di masa depan.”
Dalam penempatan pasar, GLC53 bertindak sebagai perantara: lebih bertenaga dari GLC43, tetapi di bawah GLC63 (yang mungkin mendapatkan V8 di masa depan). Peluncuran dijadwalkan paruh kedua tahun 2024, dengan perkiraan harga US$ 75.000 untuk SUV dan US$ 81.000 untuk Coupé. Di Brasil, perkirakan harga di atas R$ 1,2 juta, tergantung pajak dan opsi.
Strategi AMG ini merespons permintaan akan SUV yang memadukan emosi mekanis dengan teknologi modern, dalam segmen di mana hibrida bertenaga seperti Zekr 8X dan listrik seperti Audi e-tron menantang mobil bermesin pembakaran. GLC53 membuktikan bahwa enam silinder masih memiliki tempat untuk bersinar, menawarkan keseimbangan ideal antara lintasan, jalan raya, dan kota. Jika Anda memprioritaskan suara asli dan torsi linear, ini adalah AMG untuk tahun 2027.



















